Camilan Sehat Sangat Berperan Dalam Pencegahan Kasus Gigi Berlubang

Gigi berlubang jadi salah satu masalah gigi dan mulut yang cukup menganggu. Dalam Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes 2013, memang tak dirinci mengenai jumlah penderita gigi berlubang, hanya saja disebutkan bahwa sebanyak 25,9 persen orang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut.


Kendati demikian, menurut kepala divisi Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia, Ratu Mirah Afifah, untuk gigi berlubang terdapat indeks yakni 4,6. Artinya, dari 100 orang Indonesia, terdapat 460 gigi berlu
bang.

"Angka ini memprihatinkan. Di Indonesia, gigi berlubang banyak terjadi pada usia produktif. Hal ini tentu sangat menganggu produktivitas," ujarnya di sela-sela media briefing Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, (5/9).

Masalah gigi berlubang berkaitan erat dengan asupan makanan. Mirah menuturkan, gigi berlubang dipicu oleh konsumsi makanan kariogenik, yakni makanan yang menyebabkan terjadinya karies gigi. Makanan kariogenik banyak mengandung karbohidrat serta lengket di mulut. 

Pakar Gizi Keluarga, Leona Victoria Djajadi mengatakan ada peningkatan konsumsi camilan di negara Asia Pasifik seperti Indonesia sebesar 4 persen setiap tahunnya.

"Anak Indonesia gemar cokelat, pastry biskuit juga permen. Konsumsi snack itu penting, tapi pemilihannya kurang baik," kata Victoria.

Oleh karena itu, baik Mirah maupun Victoria sepakat, pemilihan camilan sehat juga turut berperan dalam pencegahan kasus gigi berlubang. Mirah mengatakan, masalah gigi berlubang adalah masalah multi faktor, selain dari segi pembersihan juga berkaitan dengan asupan.

"Pembersihan sendiri meliputi sikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur, juga pengecekan ke dokter gigi," tambahnya.
Ia pun mengatakan, camilan sebaiknya yang mengandung serat misalnya buah dan sayur sehingga mampu merangsang kelenjar air ludah.

"Air ludah membantu menyeimbangkan kadar asam dan basa mulut. Makan makanan manis bisa membuat derajat keasaman mulut turun hingga PH kritis 5,5. Mineral gigi hilang dan gigi cepat berlubang," jelasnya.

Victoria menyarankan pemilihan snack atau camilan sehat meliputi camilan yang mengandung serat seperti sayuran dan buah, protein, kalsium dan tidak mengandung gula buatan.

"Produk susu rendah lemak ini mengandung fosfat dan kalsium yang berguna untuk menguatkan gigi, kacang kedelai ini juga baik karena tinggi kalsium, sumber serat dan juga proteinnya lengkap," katanya.

Matang Teungoh - Merupakan personal blog yang membahas seputar informasi yang bersifat umum. email : info@matangteungoh.com