Inilah Tanda Awal Gejala Serangan Jantung Yang Kerap Terjadi Pada Wanita

Serangan jantung atau infark miokardial adalah terhentinya aliran darah, meskipun hanya sesaat, yang menuju ke jantung, dan mengakibatkan sebagian sel jantung menjadi mati. Penyebab terbanyak serangan jantung diakibatkan penyumbatan pembuluh darah. (wikipedia)

Inilah Tanda Awal Gejala Serangan Jantung Yang Kerap Terjadi Pada Wanita

Baca juga: Beberapa Kandungan dan Manfaat Dibalik Daun Pepaya Bagi Kesehatan Tubuh


Serangan jantung terutama disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Pada penyakit jantung koroner, sejenis lilin yang disebut plak terbentuk di bagian dalam arteri jantung. Hal ini disebut atherosclerosis. Plak terbentuk dari kolesterol dan sel-sel lainnya. Jumlah plak meningkat perlahan-lahan dan membuat bagian dalam pembuluh darah menyempit.


Sedikit darah dapat mengalir melaluinya dan keping darah dapat menumpuk di depan plak dan membuat penggumpalan. Jika penggumpalan pecah dan tersendat di bagian pembuluh darah yang menyempit, maka serangan jantung terjadi.


Gejala serangan jantung yang dirasakan wanita tidak selalu sama dengan apa yang dirasakan pria. Perempuan tidak selalu mendapatkan gejala yang sama dengan laki-laki, seperti nyeri dada yang turun ke satu lengan. Gejala-gejala serangan jantung seperti ini tentu bisa terjadi pada wanita, tetapi banyak juga yang mengalami gejala samar-samar sehingga mungkin terlewatkan.

Melansir dari Hello Sehat, begini enam gejala serangan jantung ini sering terjadi pada wanita:


Nyeri di bagian dada atau dada terasa tak enak
Nyeri dada memang gejala serangan jantung yang paling umum. Tetapi beberapa wanita mungkin mengalaminya secara berbeda dari pria. Rasa sakit dapat terjadi di mana saja dan bukan hanya di sisi kiri.

Dada mungkin juga terasa seperti kepenuhan atau diremas. Saat serangan jantung terjadi, dada Anda biasanya terasa benar-benar tidak nyaman, kata kardiolog Rita Redberg, MD, Direktur di Women’s Cardiovascular Services di Universitas California, San Francisco. Rasanya seperti ada yang mengikat dada Anda dengan sesuatu yang sangat ketat.

Nyeri di punggung, leher, rahang, dan lengan
Jenis rasa sakit ini lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Ini mungkin membingungkan wanita yang berpikir rasa sakit saat serangan jantung akan terfokus pada dada dan lengan kiri, bukan punggung atau rahang.

Sakitnya dapat terjadi secara bertahap atau tiba-tiba, dan mungkin akan perlahan hilang sebelum tiba-tiba menjadi intens. Anda harus melaporkan setiap gejala yang tidak biasa atau tidak dapat dijelaskan, yang terjadi pada bagian manapun dari tubuh Anda yang di atas pinggang, dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan lainnya, kata ahli jantung C. Noel Bairey Merz, MD, direktur Barbra Streisand Women Heart Center di Cedars Sinai Medical Center di Los Angeles.

Ditandai dengan sakit perut
Kadang-kadang orang mengira sakit perut adalah tanda sakit maag, flu, atau tukak lambung. Padahal, pada beberapa kasus serangan jantung, wanita mengalami tekanan perut parah. Tekanan tersebut bahkan terasa seperti gajah duduk di perut Anda, kata ahli jantung Nieca Goldberg, MD, direktur medis Women’s Health di NYU Langone Medical Center di New York.

Sesak napas, mual, atau pusing
Jika Anda mengalami kesulitan bernapas tanpa alasan yang jelas, Anda bisa mengalami serangan jantung. Terutama jika Anda juga memiliki satu atau lebih gejala lainnya. Rasanya mirip seperti jika Anda baru saja menyelesaikan lari maraton, padahal Anda tidak bergerak sama sekali, ujar Goldberg.

Mengeluarkan keringat dingin
Berkeringat dingin itu umum di kalangan wanita yang mengalami serangan jantung. Akan terasa lebih seperti berkeringat karena stress daripada keringat karena berolahraga atau karena menghabiskan waktu di luar di udara panas. Periksakan diri jika Anda biasanya tidak berkeringat dingin seperti itu dan jika Anda berkeringat dingin tanpa alasan yang jelas seperti cuaca panas, ungkap Bairey Merz.

Merasa sangat lelahan
Beberapa wanita yang mengalami serangan jantung merasa sangat lelah, bahkan jika mereka telah duduk diam untuk sementara waktu atau tidak bergerak banyak. Pasien sering mengeluh kelelahan di dada, kata Goldberg. Mereka mengaku tak bisa melakukan aktivitas semudah berjalan ke kamar mandi, tambahnya. Jika Anda mengalami salah satu atau lebih dari tanda-tanda di atas, segera periksa ke dokter.

Source: goo.gl/wsQ8TQ

Matang Teungoh - Merupakan personal blog yang membahas seputar informasi yang bersifat umum. email : info@matangteungoh.com