Inilah Enam Tips Aman Tinggalkan Rumah Saat Mudik Lebaran

Tags

Masyarakat Indonesia tidak pernah lepas dari budaya mudik yang biasa dilakukan setiap tahunnya saat menjelang Lebaran. Tradisi pulang ke kampung halaman itu biasanya dapat menghabiskan waktu hingga satu minggu lamanya.

Saat pulang ke kampung halaman, tentu saja seseorang akan meninggalkan rumahnya di kota sampai ia kembali lagi. Saat seperti itulah biasanya seseorang akan mengkhawatirkan rumahnya yang kosong.


Inilah Enam Tips Aman Tinggalkan Rumah Saat Mudik Lebaran

Baca juga : Inilah Tips Menbuat Konten Medsos yang Bisa Dibanjiri Like
 
Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, ada sejumlah cara yang dapat dilakukan pemudik sebelum berangkat.


1. Cermat simpan barang berharga

Pemudik biasanya tidak ingin repot membawa barang berharga milik mereka ke kampung halaman. Barang-barang berharga seperti perhiasan, sejumlah barang elektronik dan uang tunai mungkin masih dibiarkan berada di satu tempat yang sama dalam sebuah ruangan.

Membawa barang berharga dalam perjalanan mudik memang terbilang berisiko. Tentu saja sekelompok pencuri akan merasa beruntung jika mendapatkan barang berharga si empunya rumah.

Sebaiknya, pemilik rumah memperhatikan dan menghitung jumlah barang berharga yang mereka miliki. Setelah itu simpanlah barang berharga tersebut dalam tempat yang berbeda-beda atau terpisah. Selain itu, barang berharga itu juga dapat disimpan di dalam brankas.

Selain itu, barang berharga juga bisa berupa kendaraan pribadi yang Anda miliki seperti mobil dan motor. Untuk menjaganya Anda dapat memasangkan kunci ganda pada kendaraan tersebut.

2. Pastikan rumah terkunci baik

Saat mudik tentu saja Anda harus memperhatikan keamanan rumah. Biasanya, Anda harus memperhatikan apakah rumah sudah terkunci dan tertutup rapat atau belum.

Sejumlah bagian yang perlu Anda kunci seperti setiap pintu yang ada, jendela di setiap rumah dan bagasi rumah jika ada. serta pintu gerbang rumah. Bahkan, sebaiknya Anda juga memiliki kunci pengaman tambahan untuk memastikan jika rumah dalam keadaan aman.


3. Cegah kebakaran
Kebakaran adalah hal yang sering terjadi di kota besar saat rumah sedang ditinggalkan mudik. Biasanya, hal itu karena terjadinya korsleting listrik. Tentu saja akan menyedihkan jika Anda terlambat untuk mencegah hal itu terjadi pada rumah Anda.

Ketika hendak meninggalkan rumah, jangan lupa untuk mencabut listrik yang tidak dibutuhkan seperti AC, kulkas, televisi dan barang elektronik lainnya.Hal itu untuk menghindari terjadinya korsleting listrik yang menjadi penyebab kebakaran.

Selain sejumlah alat listrik itu, pemilik rumah juga sebaiknya mencabut kompor dari gas nya dan pastikan jika tabung gas tidak mengalami kebocoran. Meskipun tidak digunakan selama mudik tetapi, gas dapat memicu ledakan sehingga menimbulkan kebakaran.

Anda juga tidak boleh lengah terhadap keberadaan kran air. Sebelum berangkat mudik, sebaiknya Anda periksa keran dan pastikan sudah tertutup.
 

4. Pasang CCTV
Jika memang Anda mau mengeluarkan biaya lebih, mungkin CCTV menjadi salah satu solusi yang tidak boleh dilupakan. CCTV dapat bermanfaat untuk mengulang kejadian selama Anda meninggalkan rumah.

Mungkin, CCTV tidak hanya berguna selama Anda mudik tetapi dapat digunakan untuk keamanan sehari-hari. Hal itu jelas dapat menakuti pencuri yang hendak memasuki rumah Anda.

5. Seolah-olah tidak mudik

Salah satu hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengecoh pencuri adalah dengan menyalakan lampu depan dan salah satu lampur kamar. Dengan demikian, banyak orang yang mengira jika ada orang dalam rumah Anda.

Lampu menyala mungkin akan membuat tagihan listrik Anda sedikit membesar karena akan menyala selama 24 jam tanpa henti. Namun, jika itu memang baik untuk keamanan rumah Anda, kenapa tidak? Cara lain untuk mengecoh adalah dengan membiarkan sepatu atau sandal berada di luar pintu.

Sepasang sepatu atau membiarkan sepatu berantakan seperti biasanya dapat memicu pandangan jika Anda sedang berada di rumah. Hal itu dapat membuat pencuri keliru dan tidak ingin memasuki rumah Anda.
 

6. Koordinasi dengan RT dan RW
Untuk menjaga keamanan rumah, Anda juga perlu melapor kepada RT dan RW setempat jika melakukan mudik. Hal itu supaya pemimpin lingkungan Anda berada dapat menjaga rumah dan memberitahukan situasi yang berkembang selama ditinggal mudik.

Selain RT dan RW setempat, koordinasi dengan penjaga keamanan atau satpam di lingkungan Anda pun perlu dilakukan. Hal itu untuk membantu mereka lebih ketat dalam memberikan penjagaan dan pengawasan.

Untuk mengetahui bagaimana keamanan rumah Anda selama ditinggalkan, tidak ada salahnya jika menyimpan nomor kontak RT, RW dan satpam.


Matang Teungoh - Merupakan personal blog yang membahas seputar informasi yang bersifat umum. email : info@matangteungoh.com